a

Aplikasi live streaming milik Twitter, Periscope, akan diluncurkan untuk pengguna Google dan Android dua bulan setelah debutnya di toko Apple pada bulan Maret.

Aplikasi Meerkat, yang merupakan kompetitor Periscope, sudah tersedia di toko Google Play sejak awal bulan Mei. Twitter membeli Periscope pada Januari 2015.

Mereka membanggakan adanya lebih dari sejuta unduhan dari pengguna ponsel Apple hanya dalam minggu pertamanya saja. Kedua aplikasi tersebut menawarkan layanan penyiaran secara langsung lewat ponsel. Mereka yang menonton siaran itu bisa meninggalkan pesan atau komentar yang akan muncul di layar selama siaran.

Namun layanan seperti itu sangat memakan kuota atau data, kata para ahli.

“Saya menyiarkan streaming video selama 11 menit menggunakan koneksi 4G dan saya menggunakan data sebanyak 250MB,” kata wartawan BBC Click, Kate Russell.

“Bila anda asal menonton siaran orang lain selama setengah jam saja, itu memakan sebanyak 400MB data. Jadi bila anda menggunakan paket layanan dengan kuota kecil, anda harus sadar data sebanyak apakah yang terpakai untuk itu.”

aa

Teknisi Android untuk Periscope Sara Haider menulis dalam sebuah blogpost bahwa pengguna aplikasi itu dengan ponsel Android bisa melanjutkan menonton siaran yang sebelumnya terpotong karena ada telepon atau SMS masuk.

Mereka yang melakukan penyiaran tidak harus mengunggah video secara berurutan untuk memungkinkan pemutaran ulang. Haider mengatakan aplikasi itu adalah hal termirip dengan teleportasi.

Sumber: bbc.com