Assalamualaikum Wr Wb

Yoootttt, sudah lama sekali tidak menulis lagi. Kebetulan saya bekerja di salah satu travel penyelenggara ibada umrah dan haji, kali ini saya akan membagi pengalaman saya suntik meningitis kepada calon jamaah umrah dan haji yang akan berangkat ke baitullah.

Saya gak perlu terlalu lama untuk intro, seperti pengenalan apa itu vaksin meningitis atau kegunaannya. Yang pasti vaksin meningitis itu wajib, karena salah satu persyaratan untuk ibadah umrah dan haji adalah vaksin meningitis, tapi yang dibutuhkan adalah dokumen kartu kuning / buku kuning nya.

Oh iya untuk info tambahan, jika untuk umrah akan mendapatkan buku berwarna kuning dan untuk haji buku nya berwarna hijau. perbedaannya? buku kuning dipergunakan hanya untuk umrah tidak bisa digunakan untuk haji, begitupun sebaliknya. dan vaksin meningitis untuk jamaah umrah akan dikenakan biaya sebesar Rp. 305.000 (Katanya harga sama diseluruh KKP – Kantor Kesehatan Pelabuhan, Indonesia), dan untuk vaksin meningitis untuk jamaah haji adalah GRATIS, karena sudah termasuk kedalam biaya ONH – Ongkos naik Haji).

Kali ini saya akan mengunjungi KKP Halim Perdana Kusuma. Oh iya, untuk info tambahan lokasi ini sudah tidak bertempat di Bandara Halim Perdana Kusuma, melainkan di Jl. Jengki. Nanti terlampir nomor yang bisa dihubungi.

Lanjut,

KETENTUAN VAKSINASI

  1. Sebelum datang KKP, sebaiknya pendaftar / pasien / calon jama’ah mempersiapkan dokumennya terlebih dahulu, seperti: fotocopy passport, pas foto 4×6, fotocopy KTP, Pulpen. (Foto terlampir) 741658b9-9d44-4a7e-ac9d-3728e020e448
  2. Tidak perlu datang subuh-subuh, karena sudah tidak memakai nomor antrian sementara. Datang saja ke KKP jam 06.30 – 07.00 pagi, karena pendaftaran akan dibuka jam 07.30. Saat pendaftaran terbuka tidak usah tergesa-gesa untuk segera duluan ke loket pendaftaran. Kenapa? Karena sudah SOP dari KKP seperti itu, tinggal nunggu dan duduk manis saja sambil mendengarkan sambutan dan muqaddimah dari penjaga loket pendaftaran, setelah itu penjaga keamanan akan membagikan formulir pendaftaran. diperbolehkan mengambil lebih dari 1 tapi mohon diingat formulirnya hanya berlaku untuk dihari itu juga dan tidak berlaku untuk keesokan harinya (Foto terlampir). 7a604415-1fc5-442c-bb8e-ad3a7e5c433cNah, pertarungan akan dimulai, siapa yang lebih cepat mengisi dan mengembalikan formulir tersebut akan mendapat nomor antrian lebih awal dari mesin tiket otomatis tapi mohon diingat, jika nomor antrian kalian disebut dan kalian tidak ada diruangan maka otomatis akan tergeser dan mengambil nomor antrian baru.
  3. Setelah itu kalian duduk kembali dan bersiap menuju ke ruangan nomor 2, yaitu ruangan Anamnese, biasalah ditanya-tanya punya penyakit turunan atau gimana, atau sedang mengandung atau tidak. Sambil menunggu nomor antrian kalian dipanggil, di KKP Halim Perdana Kusuma ini menyediakan 2 buah TV LCD, yang satu tontonan tv cable, yang satunya lagi menampilkan nomer antrian dan video clip raisa yang diputer mulu.
  4. Setelah keluar dari ruangan nomor 2, kalian langsung aja ke loket pembayaran yang ada gambar bank BRI nya (Foto terlampir)dd179bdf-257e-4f6d-8386-be933964c5c9
  5. Setelah proses pembayaran selesai, nunggu lagi deh sampai nomer antrian dipanggil untuk masuk ke ruangan nomor 4, yaitu ruangan vaksinasi. Hayoooooo siapa yang takut sama jarum suntik? Hahaha. Setelah itu kalian langsung diberikan deh Buku Kuning nya.
  6. Dan selesai sudah alur pelayanan vaksinasi di KKP – Halim Perdana Kusuma.

Foto tambahan:

6e6a6b5d-1704-480c-a402-662c52601e1c 7746e002-1298-4a9c-978c-d930fb3638c2 08263f3f-5e2b-427b-8b0c-c4828d7fff3e e42d923c-d590-47c5-8c1b-3bc69a77facf